SEAFAST CENTER IPB

SEAFAST   CENTER

South East Asian Food and Agricultural Science and Technology Center

Pusat Pengembangan Ilmu dan Teknologi Pangan dan Pertanian Asia Tenggara

 

Seafast center adalah suatu lembaga yang bekerja di bidang pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pangan dan pertanian yang meliputi asia tengggara. Seafast center merupakan suatu lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dibidang pangan yang masih di bawah naungan perguruan tinggi institut pertanian bogor (IPB).

Seafast center bekerja dengan laboratorium modern yang mengembangkan dan menjaga keakurasian data untuk memperbaiki kualitas dan keamanan makanan , nutrisi yang terkandung dalam makanan, mengembangkan proses untuk menciptakan produk baru, diversivikasi makanan , pengemasan dan pelabelan suatu produk. Di samping pengembangan , Seafast Center dan menyediakan fasilitas untuk training R & D yang bekerja pada keamanan , kualitas,dan nutrisi makanan.

Selain sebagai lembaga penelitian, Seafast Center juga mempunyai produk-produk unggulan seperti ;

Mie Jagung


Produk mie merupakan produk yang sangat dikenal dan disukai oleh masyarakat. Saat ini mie yang banyak beredar di pasaran adalah mie dengan bahan dasar terigu, dimana gandum sebagai bahan baku terigu sampai saat ini 100% masih impor. Program Rusnas Diversifikasi Pangan Pokok melalui salah satu penelitiannya berhasil mengembangkan produk mie dengan bahan dasar tepung jagung.

Mie jagung adalah produk mie berbahan dasar tepung jagung 100% atau substitusi dengan tepung terigu hingga  35%. Mie jagung dapat digunakan/dikonsumsi seperti mie basah yang terbuat dari terigu. Biasanya dihidangkan dengan berbagai variasi masakan, seperti untuk mie bakso, mie goreng, pelengkap masakan, dan sebagainya. Mie jagung memiliki citarasa yang tidak berbeda dengan mie terigu yang sudah ada di pasaran. Selain itu, produk ini memiliki kelebihan dibandingkan dengan mie terigu antara lain tanpa bahan pewarna, bahan baku lokal (tidak perlu impor), tinggi karbohidrat, tinggi serat, rendah lemak dan mengandung karoten. Mie jagung dapat dikonsumsi oleh para penderita autisme dan juga pada orang-orang yang memiliki hiper sensitif pada protein terigu.

Perbandingan kandungan nilai gizi mie jagung dan mie terigu

Komposisi (%) Mie Jagung Mie Terigu
Kadar air 11.67 3.50
Kadar Abu 1.20 2.13
Kadar Protein Kasar 6.16 10.00
Kadar Lemak Kasar 2.27 21.43
Karbohidrat 78.69 61.43
Pati 65.92 54.28
Serat 6.80 2.85

Teknologi pembuatan mie instan jagung secara umum terdiri dari proses pencampuran, pengukusan, pencetakan & pemotongan, dan pengeringan.

Tantangan pengembangan mie jagung adalah perlunya jaminan pasokan bahan baku jagung yang kontinyu, perlu adanya industri yang memproduksi tepung jagung sebagai bahan baku untuk industri mie jagung serta memperkenalkan mie jagung pada masyarakat.

Modified Cassava Flour (MOCAF)

  

  

  

MOCAF adalah produk turunan dari tepung singkong yang menggunakan prinsip memodifikasi sel singkong secara fermentasi, yang menghasilkan karakteristik khas, sehingga dapat digunakan sebagai food ingredient dengan skala sangat luas.

Hasil uji coba menunjukkan bahwa MOCAF dapat digunakan sebagai bahan baku dari berbagai jenis makanan, mulai dari mie, bakery, cookies hingga makanan semi basah. Karena mempunyai spektrum aplikasi yang mirip dengan tepung terigu, beras dan tepung-tepungan lainnya, maka MOCAL mempunyai potensi pasar yang sangat besar.
Keunggulan MOCAF mempunyai aroma dan citarasa yang lebih baik dibanding tepung ubi kayu biasa,mempunyai warna lebih putih dibanding tepung ubi kayu biasa,
mempunyai harga yang relatif murah dibanding beras/terigu.

  

Sweet Potato Flakes (SPF)

  

  

  

  

 

 

Sweet potato flakes (SPF) adalah makanan sarapan (breakfast cereals) yang dibuat dari ubi jalar. Melalui serangkaian penelitian yang telah dilaksanakan, telah dihasilkan SPF yang mengandung protein dan lemak setara dengan makanan sarapan berbasis biji-bijian, serta disukai oleh panelis dalam uji organoleptik, disamping mengandung serat dan beta-karoten yang lebih tinggi.

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dihasilkan produk yang mempunyai komposisi nilai gizi yang setara dengan bahan pangan pokok lain, seperti terlihat pada di bawah ini:

Komponen Komposisi (%)
Kalori 337.94 Kcal/100 g
Abu 2.40
Protein 9.46
Lemak 2.10
Serat 9.08
Karbohidrat 79.38
Air 6.66

Sweet potato flakes dikonsumsi dengan cara dicampur dengan susu cair sebagai makanan sarapan. Uji daya tahan renyah menunjukkan produk ini tahan daya renyahnya selama sekitar 30 sampai 60 detik dalam cairan susu, setara dengan produk makanan sarapan lainnya yang ada dipasaran. Uji organoleptik menunjukkan produk ini dapat diterima dengan baik oleh konsumen.

Jagung Sosoh Pratanak (JSP)

Jagung sosoh pratanak (JSP), adalah jagung yang telah diproses sedemikian rupa sehingga di dalam pemasakan selanjutnya untuk membuat produk siap saji hanya memerlukan waktu yang singkat.

Dengan menggunakan JSP, pembuatan bassang (bubur khas Makassar) dan yang selama ini memerlukan waktu 18-24 jam dapat dipersingkat menjadi 10-30 menit. Selain sebagai bahan baku untuk pembuatan bassang, JSP dapat juga digunakan untuk membuat sup jagung, bubur jagung, binte biluhuta, bose (makanan khas NTT) dan makanan berbasis jagung lainnya.

Proses pembuatan JSP melalui tahapan penyosohan jagung, perendaman dan pemasakan, pengeringan, dan Pengemasan

Sebenarnya masih banyak produk-produk yang dihasilkan di Seafast Center, namun produk-produk di ataslah yang populer dan sudah dibanyak ditemukan…..

Seafast Center mampu memproduksi produk-produk yang berkualitas karena Seafast Center dilengkapi dengan laboratorium-laboratorium dan pilot plant yang dilengkapi dengan peralatan yang canggih, diantaranya ;

Food Microbiology Analyses Laboratory

Laboratorium ini di desain untuk mendukung analisa mikrobiologi pada makanan, seperti analisa bakteri aerob/anaerob, E. Coli, salmonella, Stapilococcus aureus, bakteri asam laktat, dan juga jamur dan kapang.

Laboratorium ini di desain untuk mendukung analisa mikrobiologi pada makanan, seperti analisa bakteri aerob/anaerob, E. Coli, salmonella, Stapilococcus aureus, bakteri asam laktat, dan juga jamur dan kapang.

Dibawah ini adalah laboratorium sensori yang biasa digunakan untuk pengujian orgaoleptis suatu produk baru.

Kalau yang ini adalah laboratorium yang dirancang untuk hewan seperti tikus untuk dievaluasi sifat biologis dan nilai bahan makanan dan gizinya serta senyawa bioaktif.

 

 

 

 

 

 

Pola kerjasama di Seafast Center

 


Seafast center bekerja sama dangan Texas A&M Unersity (TAMU) yang bertujuan untuk mengembangkan pangan di wilayah Asia Tenggara. Dalam pertemuan dalam rangka pengembangan dan penyusunan program Global Food Security pihak  Norman Borlaug, USDA dan Texas A&M secara terbuka dan bangga menyatakan bahwa pendirian The Southeast Asian Food & Agriculture Science and Technology (SEAFAST Center) sebagai salah satu bagian dari Global Food Security Program,  merupakan progam kerjasama Internasional yang tersukses yang pernah mereka miliki, sehingga dapat dijadikan Raw Model dan Show Case program untuk dikembangkan lebih lanjut di berbagai negara  lain di dunia.  Program ini bukan saja dinilai sukses bukan hanya karena program-programnya mendukung secara nyata Global Food Security Program, akan tetapi secara spesific dinilai bahwa program ini berkelanjutan.

SEAFAST Center merupakan kerjasama Internasioanal yang dijalin oleh IPB yang merupakan salah satu Perguruan Tinggi Pertanian terkemuka di Indonesia dengan Texas A&M University (TAMU). 

Kerjasama ini antara lain memfasilitasi :

  • Pengembangan Sektor swasta
  • Keamanan pangan
  • Perbaikan kesehatan dan nutrisi melalui penelitian
  • Pemasaran dan pendistribusian makanan yang telah ditambah nilainya

Disamping itu SEAFAST Center juga merupakan  model mutakhir untuk pendidikan jarak jauh bagai dosen dan mahasiswa.

SEAFAST diinisiasi  dengan menggunakan hasil penjualan Non Fat Dairy Milk (NFDM) yang didonasikan kepada TAMU pada tahun 2005  berdasarkan Section 416(b)  USDA untuk program Bantuan Pangan.   NFDM selanjutnya diproses menjadi susu cair yang sebagian diantaranya didistribusikan ke berbagai Sekolah dasar sebagai program subsidi Susu Sekolah oleh beberapa  Industri  pengolahan Susu Indonesia.  Program ini meliputi juga pendirian bangunan kelas dan pekuliahan, laboratorium, dan pendidikan jarak jauh di IPB.

Dalam perjalannya proyek ini berkembang dari bantuan pangan menjadi pengembangan infrastruktur untuk melakukan berbagai penelitian yang berhubungan dengan pangan, teknologi transfer ke sektor swasta dan pendidikan bagi mahasiswa dan staf pengajar.

Selain itu sefast center juga bekerja sama dengan industri-industri makanan skala besar di wilayah Indonesia seperti Garuda Food,Boga Sari Bakery,dsb.

Pusat SEAFAST IPB secara aktif terlibat dalam kemitraan bersama banyak dengan industri makanan; pemerintah dan organisasi non-pemerintah. Beberapa contoh utama kemitraan adalah:

* Bantuan teknis, konsultasi dan / atau pemecahan masalah
* Pengembangan produk
* Pengolahan pembangunan
* Pilot tanaman percobaan
* Analytical layanan
* Pemasaran dan bantuan rencana bisnis
* Standar dan informasi peraturan
* Pelatihan

Seperti yang telah dijelaskan bahwa seafast center merupakan lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,tentunya seafast center mempunyai kepedulian masyarakat yang tinggi. Hal itu diwujudkan dengan adanya pelatihan-pelatihan kepada masyarakat dibidang pangan tentunya, seperti ;

Paket Pelatihan Pengolahan Pangan

Southeast Asian Food and Agricultural Science and Technology (SEAFAST) Center merupakan lembaga yang memiliki visi meningkatkan mutu, gizi, dan keamanan pangan melalui ilmu dan teknologi. Sebagai pusat penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di bidang pangan dan gizi yang berada di Institut Pertanian Bogor (IPB), SEAFAST Center mendapatkan mandat sebagai pusat yang terdepan dalam penelitian dan pengabdian di bidang pangan dan gizi di kawasan regional Asia Tenggara. Untuk mendukung program penelitian dan pengabdian tersebut, SEAFAST Center telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas laboratorium dan pilot plant yang cukup memadai.Sampai saat ini SEAFAST Center telah menghasilkan berbagai produk hasil pertanian dan pangan yang cukup kreatif, inovatif, dan solutif bagi permasalahan yang berkembang di dalam masyarakat. Hasil penelitian tersebut sudah selayaknya disosialisasikan, didiseminasikan, dan diterapkan kepada masyarakat dalam bentuk teknologi tepat guna.Untuk mendukung upaya percepatan transfer teknologi hasil penelitian SEAFAST Center kepada masyarakat, diperlukan suatu program sosialiasi informasi yang efektif melalui program pelatihan.Pelatihan Sistem Manajemen Keamanan Pangan ISO 22000:2005]

Hazard Analysis Critical Controil Points (HACCP) adalah suatu pendekatan pencegahan yang dianggap dapat memberikan jaminan keamanan yang baik. Untuk itu pendekatan HACCP telah banyak diaplikasikan oleh industri untuk menghasilkan produk pangan bermutu dan aman, bahkan implementasi HACCP telah diwajibkan untuk beberapa komoditi di negara tertentu.Dalam menerapkan HACCP, industri mengakomodasikannya dalam suatu kerangka sistem manajemen dan ISO telah menerbitkan acuan sistem manajemen keamanan pangan yang mengakomodasikan pendekatan HACCP. Dengan mengakomodasikan HACCP dalam suatu sistem manajemen keamanan pangan, maka implementasi HACCP diharapkan dapat dilaksanakan secara terpadu dengan sistem pengelolaan mutu yang juga diaplikasikan.

Waktu dan TempatPelatihan dilaksanakan di Ruang Pelatihan Belimbing SEAFAST Center, Kampus IPB Baranangsiang, Institut Pertanian Bogor.

Pelatihan dilaksanakan setelah jumlah peserta minimal terpenuhi yaitu 15 orang dengan jadwal tetap diinformasikan pada website: http://www.seafast.ipb.ac.idDan banyak pelatihan-pelatihan lain yang diberikan baik kepada masyarakat maupun kepada mahasiswa dan yang lainnya.Untuk menjadi pegawai atau staf dari Seafast Center tentunya harus memenuhi kriteria sebagai berikut :

Persyaratan jabatan secara garis besar untuk bagianmanagement dan operasionaldi SEAFAST Center

1. Pendidikan S1 – umumD3 (jalur PNS)
2. Pengalaman kerja 2 tahun bekerja (bisa dalam bidang yang di jabatan yang dimaksud atau dalam bidang yang lain)
3. Pelatihan Manajerial tingkat dasar, Humas/ komunikasi
4. Kompetensi spesifik Pengetahuan dalam bidangnya(sesuai jabatan yang dimaksud)
5. Kompetensi generik Berpikir analitis, perencanaan dan pengorganisasian, pengendalian dan pengembangan orang lain serta pengambilan keputusan
6. Kompetensi inti Integritas, inisiatif, keinginan untuk maju, kerjasam tim, berorientasi pelayanan

Rekrutment (sebagai bahan pertimbangan) adalah sbb :

  • Memiliki resume/cv/biodata yang baik, dalam penampilan maupun isinya
  • Memiliki ketrampilan/skill yang baik, dibuktikan dari catatan pendidikan, pelatihan, training
  • Tepat waktu saat dipanggil interview
  • Menyiapkan diri dengan baik saat interview
  • Komunikatif
  • Antusias
  • Melakukan follow up kembali
  • Mempunyai perhatian dan tahu detil tentang perusahaan yang dilamar
  • Memperhatikan interviewer dengan sungguh-sungguh
  • Agresif dalam mencari pekerjaan
  • Tampil mengesankan baik dalam penampilan maupun interview

Pada dasarnya Seafast Center menggunakan 2 model persyaratan, yaitu persyaratan mutlak dan persyaratan tambahan

  • Persyaratan Mutlak. Yakni persyaratan yang mau tidak mau harus ada dan dimiliki oleh si pemangku jabatan.
  • Persyaratan Tambahan. Yakni persyaratan yang semestinya dan sebaiknya ada diimiliki oleh pemangku jabatan agar dapat bekerja efektif.

Persyaratan kebutuhan ini tergantung dari apa kebutuhan utama dan mutlak dari jabatan tersebut serta apa kebutuhan yang spesifik maupun umum bagi jabatan tersebut.  Dengan kata lain yaitu persyaratan soft kompetensi dan hard kompetensi namun identiknya Persyaratan jabatan untuk bagian operasional biasanya menggunakan persyaratan hard kompetensi yaitu,  persyaratan kompetensi yang terkait dengan pengetahuan, ketrampilan, dan keilmuan yang diperlukan dalam pekerjaan. Sebagai contoh :

  • Achievement Orientation / Orientasi Berprestasi
  • Inititative / Inisiatif
  • Relationship Building / MembinaHubungan
  • Developing Others / Mengembangkan Orang lain
  • Self Development / Pengembangan Diri Sendiri

sedangkan jabatan untuk bagian management menggunakan sistem soft kompetensi yaitu, persyaratan kompetensi yang terkait dengan perilaku, budaya, attitude maupun sikap. Contoh :

  • Presentation Skill / Ketrampilan presentasi
  • Training Management / Pengelolaan Pelatihan

persyaratan jabatan yang mutlak disesuaikan dengan :

  • Kondisi perusahaan/strategi organisasi
  • Peraturan perundangan (internasional, regional, nasional, lokal) untuk jabatan tersebut
  • Kriteria spesifik bagi jabatan tersebut

Sebagai pelengkap namun juga cukup penting adalah ukuran kualifikasi jabatan. Ukuran kualifikasi jabatan ini merupakan hal-hal yang dapat dijadikan ukuran bahwa seseorang memiliki kompetensi yang disyaratkan.  ukuran kualifikasi jabatan bukanlah merupakan persyaratan mutlak, tapi hanya menunjukkan indikator-indikator sebagai bukti bahwa untuk jabatan tersebut akan lebih efektif bila pemangku jabatan memiliki indikator tersebut.Beberapa contoh yang bisa dijadikan ukuran kualifikasi jabatan adalah :

  • Tingkat pendidikan
  • Sertifikasi yang diperoleh
  • Pengalaman dalam pekerjaan
  • Training dan pelatihan yang pernah diikuti

Contoh Ukuran kualifikasi jabatan untuk bagian operasional yaitu instruktur / trainer alat pengolahan

Pendidikan  :

  • Lulusan SMU/SMK
  • D3 dari segala jurusan

Pengalaman Kerja:

  • Lulusan SMU : Minimal 2 tahun sebagai instruktur untuk pengoperasian Alat-alat pengolahan
  • Lulusan D3 : Minimal 1 tahun sebagai instruktur untuk pengoperasian Alat-alat pengolahan

Pelatihan :

  • Processing  Equipment Training
  • Training Management
  • Presentation Skil
  • Processing  Equipment Certification
Iklan

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!